Waktu itu ...

Aku
Terlalu jauh berjalan, sampai lupa bagaimana caranya melupakan
Mungkin juga karena terlalu seringnya mengenang, sampai lupa jalan pulang
Entah bagaimana keadaannya, entah bagaimana kabarnya, entah bagaimana wujudnya
Pun
Tak pernah terdengar
Entah yang ditunggu akan sadar atau bahkan membiarkan
Waktu ituuu ...
Dentuman jarum jam yang sama-sama terdengar
Sudah tak akan sama
Karena dirimu bukanlah dirimu
Yang sekarang ....
Aku hanya ingin melupakan
Dan pergi dari kehidupan
Karena menunggu mu adalah kemustahilan
Dirimu tak pernah meng-ingatku
Sedangkan hariku habis untuk memikirkan-mu
Aku hanya ingin ucap terakhir
Dari bibir manismu
Bahwa dirimu pernah memikirkanku
Walau hanya sedetik saja
Harapku hanya ingin bertemu-mu
Walau dirimu tak pernah melihat adanya ke ber-adaan diriku
Wahai nama yang selalu terkenang
Adakah keinginan untuk kembali pulang ??

Atas Nama ....
-NFF- Selamat malam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

- Saja -

Kapal - Berlabuh

Intinya antara