Intinya antara
Kalau kata teman saya yang ada diblog sebelah, intinya si *masih*
Yaaa entahlah apa tanggapan orang dengan kata masih, yang terpenting bagi saya kata masih akan selalu terucap, terulang kembali selagi kita masih hidup, kalau udah saatnya bertemu dengan sang maha menyayangi ... yaaa apa boleh buat, maka kata masih telah hilang terbawa kenangan yang ada
Ini kenapa jadi bahas kata *masih* yah, mentang-mentang mau jadi mahasiswa prodi SASTRA INDONESIA yang bakalan membahas kata-kata lebih dalam lagi, lebih rinci lagi, yaaa jadi kesini. Insyaallah akan jadi mahasiswa disalah satu universitas yang cukup terkenal (enggamau sebut merk universitanya, takut banyak yang nyamperin ke univ tersebut, malah berabe) intinya di Jakarta, ibukota nya INDONESIA yang paling banyak kisah didalamnya, jadi kebawa ngomongin EYD, ya engga ada salahnya dong sedikit berharap bisa berhasil jadi mahasiswa diperguruan tinggi tersebut, aamiin semoga aja
Maklum yahh, kalau udah nulis blog rasanya semua pingin ditulis, tapi apadaya semuanya malah terlihat semerawut karena kata-kata yang tidak berurutan. Enggapapa deh yang terpenting selalu berusaha dan berjuang menjadi yang terbaik. Untuk kalian para pembaca blog saya, maafkan atas kekacauan tulisan saya kali ini, tapi saya sangat berterimakasih sebanyak-banyaknya karena kalian sudah meluangkan banyak waktu untuk membaca tulisan saya ini, dan meninggalkan banyak hal penting lainnya demi membaca tulisan ini, gomawobta 😄
Kita lanjutkan ke pokok tulisan hari ini
Intinya sekarang ada diantara D atau M. Ini bukan inisial someone yang spesial dihidup saya, dan D atau M ini juga bukan soal tebak-tebakan yang harus dipikirkan heheh, tapi ini adalah 2 kemungkinan yang sedang terjadi didalam kehidupan, baik kehidupan saya atau orang lain yang ada diluar sana, Entahlah, apa mungkin saya adalah korban si D atau M, yang pasti saya akan mencari kejelasannya melalui tulisan ini.
Wahai ^^Ditinggalkan atau Meninggalkan^^ (D atau M)... mengapa kalian harus ada didalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) bahkan kalian selalu saja hadir didalam kehidupannya seseorang, bahkan kalian telah menjadi pertimbangan dikala sesuatu (masalah) telah terjadi, walau kalian tidak pernah langsung diucapkan, namun perbuatan kalian itu menyakitkan.
Permasalahan terjadi. Walau orang tersebut tidak pernahtau apa akar permasalahannya dan siapakah dalang sebenarnya, tapi tetap saja ^^ditinggalkan atau meninggalkan^^ akan menjadi sebuah jawabannya. Contohnya orang yang bersahabat, atau mungkin sepasang kekasih atau siapa ajalah yang sedang dilanda permasalahan yang cukup rumit dan sangat memberatkan, pasti salah satu dari mereka akan berpikir untuk ^^meninggalkan^^ dikarenakan sudah tidak sanggup untuk menghadapinya. Namun yang satunya lagi berusaha dengan susah payah untuk menghadapinya. Tapi apadaya, akibat ada yang ingin ^^meninggalkan^^ akhirnya muncullah korban dari semua permasalahan yang ada yaitu ^^ditinggalkan^^. Lalu jika sudah seperti ini siapa yang akan dipersalahkan ?? Sedangkan yang berusaha untuk menghadapinya saja sudah menjadi korban, bagaimana dengan yang masabodo pergi ^^meninggalkan^^ begitu saja, bisa dibilang tidak punya hati. Dilain sisi yang menjadi korban semakin terpuruk, akibat permasalahan yang ada tidak kunjung usai, dan tidak mendapat kejelasan sama sekali, sungguh menyedihkan.
Ya intinya seperti itu, saya selalu saja menjadi korban dari setiap kejahatan dan kekejaman dari yang namanya permasalahan, entah dosa apa yang pernah saya lakukan, padahal saya tidak pernah ^^meninggalkan^^, tapi selalu saja menjadi yang ^^ditinggalkan^^ ya entahlah. Eh eh eh, jangan dibawa serius, ini hanya bercanda, hanya sebuah tulisan yang penuh dengan kiasan
-Jangan pernah meninggalkan kenangan yang pernah ada walau itu menyakitkan untuk diingat-
Salam
Dari korban kejahatan dan kekejaman suatu permasalahan 😂
-NFF-
Yaaa entahlah apa tanggapan orang dengan kata masih, yang terpenting bagi saya kata masih akan selalu terucap, terulang kembali selagi kita masih hidup, kalau udah saatnya bertemu dengan sang maha menyayangi ... yaaa apa boleh buat, maka kata masih telah hilang terbawa kenangan yang ada
Ini kenapa jadi bahas kata *masih* yah, mentang-mentang mau jadi mahasiswa prodi SASTRA INDONESIA yang bakalan membahas kata-kata lebih dalam lagi, lebih rinci lagi, yaaa jadi kesini. Insyaallah akan jadi mahasiswa disalah satu universitas yang cukup terkenal (enggamau sebut merk universitanya, takut banyak yang nyamperin ke univ tersebut, malah berabe) intinya di Jakarta, ibukota nya INDONESIA yang paling banyak kisah didalamnya, jadi kebawa ngomongin EYD, ya engga ada salahnya dong sedikit berharap bisa berhasil jadi mahasiswa diperguruan tinggi tersebut, aamiin semoga aja
Maklum yahh, kalau udah nulis blog rasanya semua pingin ditulis, tapi apadaya semuanya malah terlihat semerawut karena kata-kata yang tidak berurutan. Enggapapa deh yang terpenting selalu berusaha dan berjuang menjadi yang terbaik. Untuk kalian para pembaca blog saya, maafkan atas kekacauan tulisan saya kali ini, tapi saya sangat berterimakasih sebanyak-banyaknya karena kalian sudah meluangkan banyak waktu untuk membaca tulisan saya ini, dan meninggalkan banyak hal penting lainnya demi membaca tulisan ini, gomawobta 😄
Kita lanjutkan ke pokok tulisan hari ini
Intinya sekarang ada diantara D atau M. Ini bukan inisial someone yang spesial dihidup saya, dan D atau M ini juga bukan soal tebak-tebakan yang harus dipikirkan heheh, tapi ini adalah 2 kemungkinan yang sedang terjadi didalam kehidupan, baik kehidupan saya atau orang lain yang ada diluar sana, Entahlah, apa mungkin saya adalah korban si D atau M, yang pasti saya akan mencari kejelasannya melalui tulisan ini.
Wahai ^^Ditinggalkan atau Meninggalkan^^ (D atau M)... mengapa kalian harus ada didalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) bahkan kalian selalu saja hadir didalam kehidupannya seseorang, bahkan kalian telah menjadi pertimbangan dikala sesuatu (masalah) telah terjadi, walau kalian tidak pernah langsung diucapkan, namun perbuatan kalian itu menyakitkan.
Permasalahan terjadi. Walau orang tersebut tidak pernahtau apa akar permasalahannya dan siapakah dalang sebenarnya, tapi tetap saja ^^ditinggalkan atau meninggalkan^^ akan menjadi sebuah jawabannya. Contohnya orang yang bersahabat, atau mungkin sepasang kekasih atau siapa ajalah yang sedang dilanda permasalahan yang cukup rumit dan sangat memberatkan, pasti salah satu dari mereka akan berpikir untuk ^^meninggalkan^^ dikarenakan sudah tidak sanggup untuk menghadapinya. Namun yang satunya lagi berusaha dengan susah payah untuk menghadapinya. Tapi apadaya, akibat ada yang ingin ^^meninggalkan^^ akhirnya muncullah korban dari semua permasalahan yang ada yaitu ^^ditinggalkan^^. Lalu jika sudah seperti ini siapa yang akan dipersalahkan ?? Sedangkan yang berusaha untuk menghadapinya saja sudah menjadi korban, bagaimana dengan yang masabodo pergi ^^meninggalkan^^ begitu saja, bisa dibilang tidak punya hati. Dilain sisi yang menjadi korban semakin terpuruk, akibat permasalahan yang ada tidak kunjung usai, dan tidak mendapat kejelasan sama sekali, sungguh menyedihkan.
Ya intinya seperti itu, saya selalu saja menjadi korban dari setiap kejahatan dan kekejaman dari yang namanya permasalahan, entah dosa apa yang pernah saya lakukan, padahal saya tidak pernah ^^meninggalkan^^, tapi selalu saja menjadi yang ^^ditinggalkan^^ ya entahlah. Eh eh eh, jangan dibawa serius, ini hanya bercanda, hanya sebuah tulisan yang penuh dengan kiasan
-Jangan pernah meninggalkan kenangan yang pernah ada walau itu menyakitkan untuk diingat-
Salam
Dari korban kejahatan dan kekejaman suatu permasalahan 😂
-NFF-
Komentar