Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Waktu itu ...

Aku Terlalu jauh berjalan, sampai lupa bagaimana caranya melupakan Mungkin juga karena terlalu seringnya mengenang, sampai lupa jalan pulang Entah bagaimana keadaannya, entah bagaimana kabarnya, entah bagaimana wujudnya Pun Tak pernah terdengar Entah yang ditunggu akan sadar atau bahkan membiarkan Waktu ituuu ... Dentuman jarum jam yang sama-sama terdengar Sudah tak akan sama Karena dirimu bukanlah dirimu Yang sekarang .... Aku hanya ingin melupakan Dan pergi dari kehidupan Karena menunggu mu adalah kemustahilan Dirimu tak pernah meng-ingatku Sedangkan hariku habis untuk memikirkan-mu Aku hanya ingin ucap terakhir Dari bibir manismu Bahwa dirimu pernah memikirkanku Walau hanya sedetik saja Harapku hanya ingin bertemu-mu Walau dirimu tak pernah melihat adanya ke ber-adaan diriku Wahai nama yang selalu terkenang Adakah keinginan untuk kembali pulang ?? Atas Nama .... -NFF- Selamat malam

Asa

Pagi yang tidak terhindarkan Lagi-lagi tentang jam yang berdering Begitu payah memikirkan hari yang panjang Semakin kelabu Berguguran satu persatu Entah apa Yang aku tau mentari hari ini berjanji Untuk tumbuh Dan tak ingin tersisih Oleh dunia yang tak bisa dipahami Banyak sekali Kini ku paham Ternyata waktu itu hanya berjalan Ditengah kehampaan Lagi-lagi mencari Selalu saja menghantui Gusti .... Aku selalu menyusuri Masuk dan utuh Sebagai hati Yang ku tenggak kepahitannya Mengapa selalu saja bergulir Mempertanyakan Dimanakah keberadaannya Intinya ku mencari kabarnya Meski beritanya tak pernah ada Oleh -NFF- Selamat malam

Masih Tak Peduli

Beralaskan sandal Menapaki jalan Yang begitu lapang Mencari entah apa Waktu yang telah kelewat Menghilangkan harapan Demi tuhan Sumpah ingin untukmu Membawa mu masuk kedalam relungku Rindu yang terciptakan pun Kembali pada rumahnya Sesat dijalan telah menjauhi Dirimu dan diriku Begitu juga dengan kenangan Yang pergi tersapu angin jalanan Sering bertanya sendiri Mengapa jalur ini Harus dihadapi Selamanya, akan seperti ini -NFF-